Sunday, 10 March 2013

Pengertian Pemanasan Global Warming

 
Pengertian pemanasan global warming adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Meningkatnya temperatur global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan seperti naiknya muka air laut, meningkatnya intesitas cuaca ekstrim, serta perubahan dan pola persipitasi.
Para Ilmuan telah lama meneliti pemanasan global. Kelompok penelitian dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yaitu Panel Antar Pemerintah tentang perubahan iklin (Intergovernmetal Panel On Climete Change – IPCC), menyimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi sejak pertengahan abad ke – 20. Berdasarkan model iklin dari IPCC, suhu permukaan bumi akan meningkat 1,1 – 6,40C antara 1990 hingga 2100. Pemanasan global diperkirakan akan terus berlanjut. Keadaan tersebut terjadi karena pengaruh lautan yang memiliki kapasitas panas sangat besar.
Planet bumi tetap hangat meskipun berada di tengah-tengah angkasa yang sangat dingin. Mengapa demikian? Efek rumah kaca telah membuat suhu di Bumi tetap hangat sehingga kehidupan tetap berlangsung. Sumber energy utama yang menghangatkan Bumi berasal dari Matahari. Sinar Matahari yang terus – menerus memancar ke Bumi sebagian besar diserap oleh permukaan bumi, sisanya di pantulkan kembali ke angkasa. Pantulan sinar Matahari dapat terperangkap akibat gas-gas rumah kaca. Proses terperangkapnya panas di atmosfer dikenal efek rumah kaca. Peningkatan kadar gas-gas rumah kaca di atmosfer menyebabkan panas yang terperangkap semakin banyak. Hal itu membuat suhu Bumi semakin tinngi.
Efek rumah kaca terjadi melalui proses sebagai berikut :
1.    Energi sinar Matahari di pancarkan ke Bumi.
2.    Sebagian besar energi sinar Matahari ampai ke Bumi dan sebagian yang dipantulkan atmosfer ke angkasa.
3.    Energi yang diserap menghangatkan Bumi, sebagian dipancarkan kembali ke angkasa dalam bentuk sinar infra merah atau energi panas.
4.    Sebagian infra merah dipantulkan kembali ke Bumi oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer.
5.    Berbagai kegitan manusia meningkatkan jumlah gas-gas di atmosfer.
6.    Semakin banyak gas rumah kaca, makin banyak energi yang dipancarkan sehingga suhu permukaan bumi meningkat dan hawa terasa semakin panas.


No comments:

Post a Comment